Pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia: sejarah, proses, fungsi, tujuan, detail

Pengertian-Negara-Kesatuan-Republik-Indonesia-sejarah-proses-fungsi-tujuan-detail

definisi rumah
Baca cepat Buka

Bangsa Indonesia dalam tahap sejarah pembentukan negara di dunia memiliki kualitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang dimiliki sebelum terbentuknya negara modern. Nilai-nilai tersebut berupa nilai budaya tradisional, nilai agama yang beragam sebagai bagian dari negara. Selain itu, Indonesia terdiri dari unsur-unsur daerah yang terdiri dari ribuan pulau, sehingga membentuk sebuah negara. Berdasarkan ciri-ciri proses pembentukan negara, bangsa Indonesia harus memiliki ciri, corak berbagai keragaman, sifat dan watak berdasarkan falsafah Pancasila, yaitu negara kesatuan, negara bangsa, dan negara integralistik. Sebagaimana dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945, Paragraf IV.

Pengertian-Negara-Kesatuan-Republik-Indonesia-sejarah-proses-fungsi-tujuan-detail

Bangsa dan negara Indonesia terdiri dari berbagai unsur yang berupa suku, pulau, budaya, golongan, dan agama yang secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Oleh karena itu, negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila sebagai negara kesatuan, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, negara kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan atas rakyat. Poin pertama menegaskan bahwa Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal; 1 Ayat 1 mengatur bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Berdasarkan ketentuan pasal ini jelaslah bahwa bentuk pemerintahan di Indonesia adalah negara kesatuan dan bentuk pemerintahan di Indonesia adalah republik. Hakikat negara kesatuan adalah negara yang merupakan kesatuan dari unsur-unsur yang membentuknya, yaitu rakyat, suku, golongan, budaya dan agama.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bangsa.

Bangsa Indonesia sebagai bagian dari umat manusia di dunia adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki fitrah sebagai makhluk individu yang memiliki kebebasan dan juga sebagai makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Dalam upaya mewujudkan harkat dan martabatnya, manusia membentuk suatu komunitas yang hidup dalam suatu wilayah tertentu yang mempunyai tujuan tertentu. Jadi berdasarkan fakta sejarah, negara Indonesia bukanlah negara karena proses penyatuan individu akibat persaingan bebas dan penindasan. Negara Indonesia merupakan perwujudan dari kehidupan bersama suatu bangsa yang terdiri dari berbagai unsur.

Sejarah Republik Indonesia

Bangsa Indonesia lahir dan dibangkitkan melalui kisah perjuangan penduduk yang pernah dijajah oleh Belanda dan Jepang. Akibat penjajahan, bangsa Indonesia sangat menderita, tertindas secara fisik dan psikis, mental dan material, mengalami kehancuran di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya serta di bidang pertahanan dan keamanan hingga sisa-sisa kemegahan dan Kejayaan nusantara seperti Sriwijaya dan Majapahit yang dimiliki oleh rakyat tanah air, lenyap dan hancur berkeping-keping tanpa bekas. Sejarah Indonesia terbentang dalam kurun waktu yang sangat panjang dimulai dari zaman prasejarah berdasarkan penemuan “Manusia Jawa”. Secara geologis, Nusantara merupakan titik pertemuan antara tiga lempeng benua, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Cendekiawan India menulis sekitar 200 SM. Ditulis tentang Dwipantara atau Kerajaan Hindu Jawa Dwipa di pulau Jawa dan Sumatera. Bukti fisik awal menyebutkan adanya dua kerajaan bergaya Hindu pada abad ke-5, yaitu Kerajaan Tarumanagara, yang memerintah Jawa Barat, dan Kerajaan Kutai di pesisir Sungai Mahakam, Kalimantan.

Disusul Kerajaan Sunda hingga abad ke-16

dan juga menjadi saksi kebangkitan kerajaan Hindu di Jawa Timur, Majapahit pada abad ke-14. Dalam perjalanan dari Majapahit antara 1331 dan 1364, Gajah Mada berhasil menguasai apa yang sekarang terutama Indonesia dan hampir seluruh Semenanjung Malaya. Kejayaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan awal sejarah masuknya Nusantara, rumah bangsa Indonesia. Istilah Nusantara diberikan oleh seorang penyair pada masa Majapahit, kemudian istilah ini diubah menjadi Hindia Belanda oleh pemerintah Belanda pada masa penjajahan Belanda. Indonesia berasal dari bahasa latin indus dan nesus yang berarti India dan pulau-pulau. Indonesia adalah sebutan untuk pulau-pulau di Samudera Hindia, artinya satu kesatuan pulau yang kemudian disebut Indonesia (Setidjo, Pandji, 2009).

Penduduk

 

Lihat Juga :